Minggu, 04 April 2010
Jumat, 19 Maret 2010
Selasa, 16 Maret 2010
Jumat, 12 Maret 2010
Rabu, 10 Maret 2010
Hari ini mendung, sepertinya akan turun hujan lagi. dingin menyusup sampai ke tulang, dan enggan beranjak, mungkin karena bersemayam malaria yang sejak dulu sudah diidap, jadi rasa dingin semakin terasa menyakitkan, membuat tubuh menjadi gemeteran. Minum segelas teh panas untuk menghangatkan badan, semoga ada perubahan dalam tubuh sehingga bisa melakukan aktivitas yang sudah menunggu.Sudah beberapa hari ini hujan mengguyur kota kecil Pangkalpinang. semalam hujan rintik-rintik menemani malam hingga subuh. Rasa dingin menjadi-jadi, rumah bocor, jadilah dapur kebanjiran, capek membuang air yang terus turun dari atap, perlu dana renovasi rumah, tapi aku tidak tahu bagaimana harus memulainya. Kalau dipikir-pikir sudah sekian lama keadaan seperti ini, namun sampai detik ini belum juga ada perubahan, sungguh terlaluuuuu...............
Aku pun tidak tahu apa yang ku tunggu, cuma sebenarnya yang aku pikirkan adalah orang seperti aku tidaklah layak melakukan hal itu. Setahu ku manusia yang paling agung saja hidup sangat sederhana, dan boleh dibilang miskin.sementara aku manusia biasa menginginkan kehidupan yang baik, pasilitas baik dan memuaskan, semua sudah cukup tidak dikategorikan miskin apalagi melarat. Karena itulah aku terus tidak memperdulikan perbaikan rumah atau kesenanganku lainnya, walau begitu kehidupan menyenangkan lainnya aku jalani dan lakoni.memang sesuatu yang nampaknya berbeda dari apa yang diketahui dengan apa yang dikerjakan, satu sisi aku malu dengan kehidupan ku yang melebihi kehidupan sang Rosul, tapi disisi lain aku tidak mematuhi apa yang diperintahkan Tuhan dan yang di Contohkan Rosul dan keluarganya.
Malu yang seperti apa yang sedang kujalani, apakah "Malu" sebagai lip service saja? aku tidak tahu siapa yang akan dan harus menjawab semua ini, setahuku akulah yang harus menjawabnya. tapi dari mana aku harus memulai...........? karena aku sudah memulainya dan melatih untuk hidup sederhana dan tidak menginginkan kemewahan, karena kemewahan bertentangan dengan hati nurani ku. tapi terkadang pikiran ku melayang untuk terbang ke alam kemewahan seperti dalam cerita dongeng. persis kehidupan anak-anak yang menginginkan hidup dalam dongeng itu. oh rumitnya hidup ini.
Kiranya tuhan menunjukkan jalan menujuNya dengan jalan yang pantas untuk ku telusuri dan tidak menyesatkan ku, karena sudah banyak kekeliruan dan kealpaan yang telah kulewati semenjak hidup di dunia, semakin ku tahu semakin besar godaan untuk mencoba, rasa penasaran merayu-rayu untuk mengikuti yang tak pantas untuk diikuti, syaitan masih bersemayam menggoda dan merayu untuk ikut serta dengannya. oh......... sungguh memalukan.
Tuhan! dalam doa ku masih berharap Engkau membantu ku, membimbingku ke jalan Mu dan tidak membiarkanku sendiri melewati hidup yang penuh godaan ini. AMIIIIN
Selasa, 09 Maret 2010
Minggu, 28 Februari 2010
Jumat, 26 Februari 2010
Kepada keponakan2 ku dan anak-anak ku di kemudian hari.
Hari ini ingin ku sampaikan, bahwa kalian adalah yang terindah dalam kehidupan orang-orang tua kalian. jangan sedetik pun kalian tinggalkan kesempatan bersama mereka sebelum masa berpisah datang, seperti diriku ini, yang jarang sekali bisa bersama, bahkan sampai ketika ayahku yang ku cintai pergi untuk selamanya tanpa bisa ku berbuat yang terbaik buat mereka.Seandainya waktu bisa berulang ingin ku mengulang semuanya dan melakukan yang belum dan tidak kulakukan selama hidup nya. Wujudkan cita-cita mereka selama cita-cita dan keinginan mereka adalah keinginan yang tertuang dalam kalimat tuhan.
Anak-anak ku kalian adalah masa depan semua orang di muka bumi ini. jika kalian hancur maka hancurlah semua harapan makhluk di bumi ini. Jangan sia-siakan waktu muda kalian dengan hal-hal yang tidak berguna, sebab penyesalan datangnya belakangan.Dan semua menjadi terlambat. Tolonglah diri kalian sendiri, sebab hanya kalian lah yang dapat menolong diri kalian sendiri.Keterbelengguan akan berakhir jika kalian yang mengakhirinya dengan menambah wawasan dan berpetualang di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi dengan pertama-tama menempatkan dasar agama yang kuat pada diri kalian. sebab itu modal menuju cita-cita mempertahankan keagungan Tuhan kalian di bumiNya. Sekali lagi usahakan semua berjalan sesuai koridorNya.
Selasa, 23 Februari 2010
Kepada dunia ku katakan, aku ingin kembali seperti dulu menjadi diriku yang apa adanya.Aku benci keadaan yang sekarang, karena tidak bisa mengembalikan kemurnian diriku. Aku ingin mengikat diriku pada aturan-aturan yang dibuat Tuhan untuk hambanya, untuk hidup hambanya, tanda kecintaanNya dan tanda keinginannya untuk bersamaNya di hari nanti di dunia lain. hidupku menjadi benar-benar kacau setelah aku membebaskan diri dari peraturan-peraturan Tuhan yang mengikatku selama ini, walau ikatan itu aku sendri yang menginginkannya, tana paksaan oleh siapapun. setealah aku tahu untuk apa peraturan itu. Orang tua pun tidak mengekangku, hanya mendidik, dan menyerahkan segalanya pada keputusanku.Kebingungan sedang melanda jiwa. bebas tapi merasa tidak nyaman dengan kondisi ini. entahlah.....terkadang ingin berlari dari diri yang telah banyak berdosa.
Kamis, 18 Februari 2010
Selasa, 16 Februari 2010
Dendang suara hati
Datang senang tiba-tiba seperti mendapatkan rezeki yang tiba-tiba pula.
Datang sedih tiba-tiba seperti hadirnya petaka tiba-tiba
Mestikah kombinasi keduanya mampu mendendangkan suara lain dari kehidupan?
Kemanakah hidup ini kan diarahkan?
Padahal semua jawaban itu sudah diketahui sejak lama, cuma entah mengapa pertanyaan semacam itu terus muncul dan selalu ingin dimunculkan. Mungkinkah hanya untuk membebaskan diri dari rasa bersalah? atau memang tidak mengerti dengan apa yang telah terjadi?
Entah tidak tahu atau sengaja tidak tahu, perjalanan hidup yang seharusnya berjalan sesuai aturanNya dengan tiba-tiba menjadi berubah, berbeda dari yang sebenarnya.Apa sebenarnya yang dicari manusia. Senang yang bagaimana?, atau sedih yang bagaimana. Hidup yang mudah menjadi begitu sulit.Aturan hidup dibuat hanya untuk mereka yang membutuhkan, bukan lagi untuk rakyat kebanyakan. Kepentingan individu, kelompok di atas segala-galanya. Dan jika datang masalah dalil untuk kepentingan orang banyak menjadi alasan." Tameng", adalah kata kuncinya.Dari sejak ribuan tahun yang lalu, manusia-manusia semacam ini telah ada dan terus ada. Yang paling parahnya lagi lebih dari separuh manusia di bumi ini bersipat semacam itu.Pemegang kekuasaan biasanya pelopor pertama meretas jalan galau ini.Dan penerusnya adalah generasi tanpa ilmu pengetahuan yang jelas, ilmu agama yang compang camping, perhatian yang keliru dari para orang tua. Semua terjadi karena setiap orang mengimplementasikan diri sebagai manusia modern yang memisahkan diri dari norma-norma dan nilai-nilai spiritual. Sekulerisme adalah landasan yang dipegang erat, sebab hidup menjadi berpatokan dan berkiblat pada barat yang sekuler. Barat adalah segala-galanya, pelopor kemodernan,pelopor kemerosotan moral, cermin bangsa besar yang berjaya di muka bumi. Barat juga telah memberi perubahan besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan, baik yang berguna sekaligus menghancurkan peradaban. Dengan bangga orang-orang timur memakai label barat, bertingkah seperti masyarakat barat tapi berpikir layaknya masyarakat pedalaman yang belum kenal ilmu pengetahuan.
Hidup ini rumit kerana keinginan untuk menentang aturan yang sudah dibuat begitu besar. Karena manusia merasa ia makhluk sempurna, maka kesempurnaannya mengalahkan Sang Tuhan.
Minggu, 07 Februari 2010
Pentingnya memahami diri sendiri
Untuk memahami orang lain, adalah hal yang tidak mudah. Ada banyak cara tapi harus ada kemauan untuk terlibat dalam kompetisi menggerus hati sendiri maupun orang lain.Namun seberapa banyak kita mampu menyaksikan kemampuan memahami diri sendiri tergantung pada bagaimana kita mampu menilai kekurangan dan kelebihan diri. Jika kita mampu memahami diri dengan baik, maka memahami orang lain akan lebih mudah, senangnya kita, begitulah senangnya oranag lain. Sakitnya kita begitu pula sakitnya orang lain. Memang tidak mudah melakukan hal ini. Usaha melatih memahami diri adalah juga upaya mengerti orang lain.
Minggu, 31 Januari 2010
Kamis, 28 Januari 2010
Rabu, 27 Januari 2010
Kiat memacu semangat
Ketika usia telah merambat menjadi tua, dan jiwa telah tertinggal dari rasa. rasa yang menentramkan keaadaan menjadi lebih baik, maka butuh semangat baru. Tidak mudah memompa semangat baru menjadi berkembang dan memberi dampak luar biasa bagi perkembangan hidup selanjutnya. tak banyak orang tahu bagaimana melakukannya, namun nalurilah yang menuntunnya untuk terus memperlakukan dirinya seperti yang dia inginkan. Tapi itu adalah bagian terbaik yang dimiliki oleh setiap orang untuk dirinya sendiri. Membangkitkan semangat yang hampir mati karena terpuruk dengan keputus asaan dari setiap kegagalan bukan hal mudah. Namun banyak trik yang bisa dilakukan untuk mengembalikan semangat. (recovery).Karena yang bisa mengerti diri kita adalah kita sendiri. Sebenarnya jika seseorang dapat mengetahui perihal kekurangan dan kelebihan dirinya sendiri maka setidaknya banyak yang dapat ida lakukan untuk mengatasi yang terjadi pada dirinya.Setiap orang sudah pasti akan mengalami masa-masa sulit dari sisi apapun, sebab itu adalah bagian dari hidup yang tercipta dan untuk dipecahkan. sesulit apapun masalahnya akan ada jalan keluar. Perlu pandangan luas ke laut lepas, laut tanpa hambatan, tanpa gelombang, menyeberang tanpa hambatan. setelah sebelumnya, rintangan menghadang tak terucapkan. Keyakinan bahwa kita dapat keluar dari masalah harus ditanamkan.keputusasaan hanyalah penyakit yang sengaja dipelihara di dalam jiwa-jiwa yang kosong dan kerontang.Masalah selalu indah pada akhirnya. Banyak orang besar dilahirkan sebelumnya didera masalah.Memang masalah adalah jalan kehidupan yang menuntun kita kepada ketegaran, perjuangan dan keberhasilan. Merangkak melewati setiap masalah dengan hati tenang, kadang kalut kadang tegar. bersambung
BERTAMBAH USIA
Kemanakahh tujuan hidup harus diarahkan? kemana jiwa harus ditentramkan? dimana tempat damai yang
Selasa, 12 Januari 2010
Selasa, 05 Januari 2010
Rabu, 30 Desember 2009
MARI TERSENYUM I
Ada banyak duka di sela-sela kehidupan manusia, karena hidup memang tidak terlepas dari itu semua. Ada banyak upaya untuk menyingkirkan duka nestapa ketika seseorang mengalaminya, bahkan ada segelintir orang memanfaatkan ini menjadi peluang bisnis dengan membuka klinik pengobatan atau jasa konsultasi dan juga ada ilmu yang dipelajari untuk mengatasi hal itu. Jadi sebenarnya kedukaan, kesedihan, kenestapaan, penderitaan, dan sederet sinonim itu telah memberikan keuntungan bagi orang-orang yang pandai mengambil peluang ini menjadi lahan garapan. datanglah orang-orang ke tempat ini untuk mendapatkan pengobatan atau solusi dari semua masalah-masalah ini.
Kebahagian hidup adalah pencaharian yang tak pernah usai hingga akhir khayat. Yang dicari oleh setiap orang di dunia ini adalah kebahagian dan kepuasan, karena itulah kita bekerja, menempatkan diri kita pada upaya-upaya mencari segenggam berlian atau mutiara untuk memperoleh kebahagian. meskipun kita tidak mengatakan bahwa ketika kita mendapatkan harta maka kita bahagia,karena ada banyak orang yang punya banyak harta juga tidak bahagia, dan ada banyak orang yang tidak punya banyak harta tapi mereka bahagia. Sesungguhnya harta dan bahagia saling mendukung.
Apa sebenarnya yang menjadi masalah tiap-tiap orang menjadi tidak bahagia. Apakah karena mereka tidak punya harta? "Bahagia menjadi tujuan pencaharian hidup". Semua orang hidup mencari bahagia. Orang bilang mencari bahagia mudah, tapi ada juga yang bilang susah mencari bahagia, karena langkah hidupnya selalu diikuti ketidak bahagian. Ironisnya ada orang yang nampak bahagia menurut pandangan orang, tapi sebenarnya sangat menderita. Orang ini biasanya bisa jadi sedang memberi inspirasi kepada orang lain untuk menggapai bahagia, atau sedang menutupi penderitaannya sehingga orang disekitarnya tidak merasakan dukanya atau juga sengaja ia poles rona bahagia supaya orang disekitarnya berpendapat ia orang yang paling bahagia.
Perilaku itu juga baik untuk membangun energi positif, jadi kita pun ikut membangun suasana indah, meskipun sebenarnya kita sedang dilanda duka, karena energi positif itu kita alirkan maka kita yang berdukapun akan terkena sengatan listrik bahagia. Orang yang tadinya menutupi kedukaan dan deritanya, memoles dirinya dengan senyum dan tawa di tengah-tengah derita yang dialaminya sedikit banyak membantu meringankan beban duka itu.Mengendorkan ketegangan.
Jadi jika kita menenukan orang-orang yang tersenyum dan bahagia meskipun menurut kita orang-orang itu tidak sebahagia kita pantas untuk ucapkan terima kasih karena tawa, senyum dan bahagianya juga akan menyengat naluri kita. arus listrik nya akan mengalir mengubah pandangan yang tadinya kusut masai menjadi lebih relek, karena ternyata orang-orang yang tidak seperti kita pun mampu mengubah susasana menjadi bahagia, dan itu tidak membutuhkan banyak uang bahka tidak perlu mengeluarkan uang, hanya terbuka dengan lingkungan baru, berbagi senyum, tawa dan canda tapi tidak berlebihan, dimanapun, kapan pun, dan siapapun.Tidak menganggap pelik persoalan hidup, tidak terlalu mengkhawatirkan masa depan, tidak terpuruk dengan duka masa lalu, berpasrah setelah berusaha, selalu mengambil hikmah dari semua masalah yang terjadi.Dikatakan " Bagaimana seorang muslim tidak tersenyum sementara dia telah meridhai Allah sebagai Rabbnya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad Saw sebagai nabinya",
Jangan biarkan hidup kita yang sebentar ini dihabiskan untuk bersedih, berduka dan menderita, biarkan jiwa-jiwa kita terbang bersama kebahagian sampai kita bertemu Tuhan kita. Jika kita hendak melakukan kegiatan di dunia ini pun kedukaan cukup sedikit saja kita alami kemudian secepatnya kita rapikan dengan senyum dan tawa, sehingga orang-orang akan datang pada kita untuk berbagi cerita"betapa bahagianya hidup". "Pedagang cina berkata : dalam hikmah yang sering mereka ucapkan :" Oraang yang tidak tahu bagaimana tersenyum seharusnya tidak membuka toko".Ada benarnya bukan apa yang dikatakan orang-orang cina itu. Jika kita belum siap untuk ramah dan menebar senyum meskipun kepada musuh kita, maka jangan kita berdagang, membuka toko atau berbisnis atau apapun yang kegiatannya berhubungan dengan banyak orang. Jika belum berani senyum, berarti siap untuk bangkrut.Costumer kita akan kabur dalam waktu yang tidak ditentukan.Jadi tersenyumlah meskipun anda sedang sakit atau menderita. jika tidak maka pergilah menyepi, carilah tempat-tempat yang orang lain tidak melihat dan mendapatkan kita.
Rabu, 23 Desember 2009
TAHUN PUN BERGANTI
Perjalanan hampir menemukan titik akhir, tapi bukan untuk siapa atas siapa. Dan telah ku letakkan harapan di pundak sang cinta. Masihkah dapat ku rasakan cinta seperti yang telah dan tengah dirasakan oleh banyak orang.Berlakukah itu pada ku? Ada tanda tanya yang tak berkesudahan dari hari ke hari. Menguji kesabaran atas kesabaran. Dari waktu ke waktu, sampai tahun pun berganti tanpa bisa menghentikannya. Adakah penolong yang rela menolong melepaskan lelah yang berkepanjangan dan tak berkesudahan. Andaikan Peredaran tahun dapat ditahan dan dapat dibalik ke belakang, walau itu semua hanya andaikan, karena hanya andaikan yang dapat memberi kebahagian untuk menunggu harapan.
Senin, 14 Desember 2009
Kamis, 03 Desember 2009
Mempelajari lingkungan adalah hal penting yang harus dilakukan setiap orang guna menjaga dirinya dari perkara-perkara negative atau input yang tidak bermanfat bagi dirinya. Mempelajari lingkungan juga memberi pengaruh positif yang mengarahkan dirinya untuk mengetahui banyak hal di sekitarnya sehingga, kita dapat berbuat atas pengalaman-pengalamn yang kita telah dapat dari lingkungan. Bersambung.
Selasa, 01 Desember 2009
Selasa, 17 November 2009
Selasa, 03 November 2009
Jumat, 16 Oktober 2009
Kamis, 15 Oktober 2009
Babelku yang merana
Apa yang mesti dikata, inilah kenyataannya. Tidak dapat dipungkiri Alam Bangka-Belitung porak poranda walau hanya beberapa persennya saja, jika dibiarkan akan hancur juga. Apa mau dikata semua serba salah, karena ini juga bagian dari mata pencaharian masyarakat setelah perkebunan lada diabaikan begitu saja, juga karena banyak hal yang membuat masyarakat meninggalkan perkebunan mereka.Harga pupuk yang tak sanggup ditanggung lagi oleh petani, belum lagi harga lahan perkebunan yang dihargai cukup tinggi untuk pertambangan timah inconvensional walau sebenarnya sipatnya insidental, namun karena mengiurkan lahan yang tadinya produktif bagi perkebunan lada lepas juga ke tangan para insiyur pertambangan (istilah bagi penambang timah inkonvensional).Inilah salah satu wilayah di Bangka-Belitung yang terdapat mutiara hitam idaman masyarakat itu :
Selasa, 13 Oktober 2009
Jenuh dan semangat
Kemana harus membuang kejenuhan yang bersemayam di pusara hati yang mengguncang lara dan meluluh lantahkan semangat. Mengapa mesti ada 'jenuh', bukan kekaraman dari satu perjalanan impian dengan sebuah pelayaran, tapi semangat yang menggebu tanpa ujung dan tanpa batas waktu sehingga kelelahan melalap tubuh seperti api melalap benda dihadapannya.Begitulah kejenuhan hari ini adalah gumpalan kejenuhan hari-hari lalu yang belum terobati dengan istirahat otak dan tubuh. Namun jika otak dan tubuh diistirahatkan lebih lama akan kakulah ia, dan berlari pulalah semangat, dan jenuh pun akan hinggap pada sayap-sayap kekecewaan.
Senin, 05 Oktober 2009
Kamis, 10 September 2009
MENYIMAK DUNIA TEKNOLOGI
Dengan kemajuan dunia teknologi yang begitu pesat seperti sambaran kilat perkembangannya setiap hari, membuat mata terbelalak dan dada kempang kempis menyaksikan berseliwerannya kendaraan teknologi bergerak tanpa rambu-rambu lalu lintas yang baku dan up to date, bahkan rambu-rambu yang dibuat kalah cepat dengan laju perkembangan teknologi itu sendiri, baru saja para pakar hukum negara ini mengetuk palu melegalkan hukum yang berlaku sementara teknologi sudah jauh meninggalkannya.Para teknisi teknologi terus bergerak tanpa banyak bicara, matanya lincah, nafsu menarungi teknologi tingkat tinggi bergulat dengan waktu berimbang dengan laju percepatan putaran bisnis keuangan di belahan dunia manapun.(part I)
Rabu, 09 September 2009
Penelusur
Mencari jejak keyakinan diri, membangkitkan nyali, melenyapkan resah, menyusuri rimba belantara, padang sabana,dan bukit gersang.
Selasa, 08 September 2009
SANG DOSA
Duhai jiwa yang merana
yang mematahkan tulang-tulang tubuh
rapuh sudah hati
terikat nasib dunia di tangan-Mu
Oh nestapa kedukaan
kemana tuan merangkak
mencari kefanaan
di bumi Mu yang ku injakkan
Sesengguhnya akulah sang dosa
yang memakai pakaian keislaman
dan berkerudung keimanan
sementara di hati
kubiarkan kau sendiri
galau bukannya menghalau
kacau datang berganti
biduk menjadi tak terkendali
rupa diri yang asli tengadah
inilah diri yang asli
menyatakan cinta tak terbukti
kiranya datang mati
apalah yang terjadi
mengeluh sepanjang hari
tanda tak berterima kasih
inilah sang dosa
tak bisa membawa diri
Senin, 07 September 2009
SANG DOSA
Duhai jiwa yang merana
yang mematahkan tulang-tulang tubuh
Rapuh sudah hati
terikat nasib dunia di tanganMu
Oh nestapa kedukaan
Kemana tuan merangkak
Mencari kefanaan
Di bumi Mu yang kuinjakkan
Sesungguhnya akulah sang dosa
Yang memakai pakaian keislaman
dan berkerudung keimanan
yang mematahkan tulang-tulang tubuh
Rapuh sudah hati
terikat nasib dunia di tanganMu
Oh nestapa kedukaan
Kemana tuan merangkak
Mencari kefanaan
Di bumi Mu yang kuinjakkan
Sesungguhnya akulah sang dosa
Yang memakai pakaian keislaman
dan berkerudung keimanan
Jumat, 04 September 2009
melati
melati biarlah harummu saja yang menyebar
walau tak secantik mawar
pesona bau akan sampai ke semua orang
sekalipun orang itu tak unya mata
Rabu, 02 September 2009
SALAWAT
Bersalawat tertebar setiap detik untuk baginda Rosul. keteduhan dan kejernihanlah hasilnya.
Tak usahlah itu diragukan.Janganlah anggap kami pembuat dosa yang lupa akan diri. kami hanya mustad'afin yang dihinakan di negeri Tuhannya. Kami hanya butuh keramahan dari penghuni jagat raya dan bukan hartanya.(19-08-04)
Tak usahlah itu diragukan.Janganlah anggap kami pembuat dosa yang lupa akan diri. kami hanya mustad'afin yang dihinakan di negeri Tuhannya. Kami hanya butuh keramahan dari penghuni jagat raya dan bukan hartanya.(19-08-04)
PENYAIR
PENYAIR
Seorang penyair adalah pemimpi yang menggantungkan harapan di mata pena, membingkai cinta di tetesan airmata, mendendangkan lagu di mulut hati, merawat perih disenyuman. Rahasia semua akar kehidupan yang singkat ini. (11-10-04)
Jumat, 28 Agustus 2009
Ramadhan
Marhaban ya ramadhan
kini masih ku jumpai ramadhan indah
besok entahlah................?
bahagia mendapatkan kehadirannya
menunggunya datang sungguh mendebarkan
kekasih hati yang dirindukan
bagaimana ketika kekasih hati akan pergi ?
perih kehilangannya
sungguh tak ingin berpisah, tapi waktunya untuk pergi
hanya doa berharap akan bertemu kembali
sekiranya Tuhan berkenan mempertemukan kekasih hati kembali
kini masih ku jumpai ramadhan indah
besok entahlah................?
bahagia mendapatkan kehadirannya
menunggunya datang sungguh mendebarkan
kekasih hati yang dirindukan
bagaimana ketika kekasih hati akan pergi ?
perih kehilangannya
sungguh tak ingin berpisah, tapi waktunya untuk pergi
hanya doa berharap akan bertemu kembali
sekiranya Tuhan berkenan mempertemukan kekasih hati kembali
Ramadhan
Marhaban ya ramadhan
kini masih ku jumpai ramadhan indah
besok entahlah................?
bahagia mendapatkan kehadirannya
menunggunya datang sungguh mendebarkan
kini masih ku jumpai ramadhan indah
besok entahlah................?
bahagia mendapatkan kehadirannya
menunggunya datang sungguh mendebarkan
Selasa, 25 Agustus 2009
SINAR
kAU ADALAH SINAR
TERCIPTA UNTUK KEBAIKAN
LIDAH MU ADALAH KEJUJURAN
TERCIPTA UNTUK KEBENARAN
MATA MU ADALAH KETAJAMAN
BUKAN UNTUK MENYAKSIKAN KEBIADABAN
TUHAN TELAH CIPTAKAN KEINDAHAN PADA MU
TERCIPTA UNTUK KEBAIKAN
LIDAH MU ADALAH KEJUJURAN
TERCIPTA UNTUK KEBENARAN
MATA MU ADALAH KETAJAMAN
BUKAN UNTUK MENYAKSIKAN KEBIADABAN
TUHAN TELAH CIPTAKAN KEINDAHAN PADA MU
kenangan
Dawai yang terluakan tuannya
tak berdenting lagi
tinggallah mengarak sepi
tuan tengah mencari Tuhan
pemilik keindahan
tuan telah hilangkan rasa indah
karena tuan berfikir
indah adalah dosa
bagaimanakah rupa 'dosa' yang tolak Sang indah?
tak berdenting lagi
tinggallah mengarak sepi
tuan tengah mencari Tuhan
pemilik keindahan
tuan telah hilangkan rasa indah
karena tuan berfikir
indah adalah dosa
bagaimanakah rupa 'dosa' yang tolak Sang indah?
Senin, 27 Juli 2009
Rabu, 22 Juli 2009
Jumat, 17 Juli 2009
Kamis, 16 Juli 2009
KENANGAN
Hati harus seluas samudra dan setegar batu karang, meski dada sesak, tubuh remuk retak, namun seri wajah harus memesona, gelak tawa, senyum sungging mestilah tetap terpancar. Ikhlas menerima derita. Tapi hendak pula berbagi dengan teman sejati tuk terakhir kali.Kiranya teman mengerti, ternyata sudah lupa.Tak apalah............ walau percuma..........karena tak bisa dipaksa. Tak adakah yang menjadi ciri persahabatan? Sehingga nilainya pupus tanpa meninggalkan kenangan.
19 Agustus 2004
19 Agustus 2004
Kamis, 09 Juli 2009
KUMPULAN PUISI
CURAHAN MALAM
Malam, kau terbungkus kabut pekat
Menemani rembulan di dinding langit
Sembari menggantung harapan esok hari
Bukit, gunung, lembah dan hamparan lautan..............
mengadu resah tentang keiluan sahabatnya,"manusia"
Tapi tidak sebaliknya
Merambat siang, manusia membuka kesialannya
Merampas hakhak alam, bahkan dirinya sendiri
Untungnya alam masih mau bersahabat
Mendekap erat cadas kepiluan manusia
Akrabnya selalu menyapa ramah pnghuni bumi
Jika sahabat mengerti.....................
Betapa kasih alam tak bertepi...........
Tanpa pamrih dari siapapun
TAK BERDAYA
TUHAN ! Aku masih di sini
di bumi bertuankan kehampaan
TUHAN ! Aku masih di sini
Menunggu malaikat Mu menjemput
TUHAN ! Aku masih di sini
Menangisi kepapaan saat berjumpa Engkau
TUHAN! Aku masih di sini
di bawah langit yang menggoda
TUHAN! Aku masih di sini
setia menanti panggilan Mu
TUHAN!Aku masih di sini
Sambil membayangkan kampung Akhirat
TUHAN! Aku masih di sini
Berpikir tentang bekal yang akan kubawa ada Mu, walau Kau tak meminta
TUHAN! Aku masih di sini
Bersiap-siap dengan kafan putih kesucian
TUHAN! Aku masih di sini
Mencoba untuk tak menggoda
TUHAN! Apalah daya seorang hamba
Malam, kau terbungkus kabut pekat
Menemani rembulan di dinding langit
Sembari menggantung harapan esok hari
Bukit, gunung, lembah dan hamparan lautan..............
mengadu resah tentang keiluan sahabatnya,"manusia"
Tapi tidak sebaliknya
Merambat siang, manusia membuka kesialannya
Merampas hakhak alam, bahkan dirinya sendiri
Untungnya alam masih mau bersahabat
Mendekap erat cadas kepiluan manusia
Akrabnya selalu menyapa ramah pnghuni bumi
Jika sahabat mengerti.....................
Betapa kasih alam tak bertepi...........
Tanpa pamrih dari siapapun
TAK BERDAYA
TUHAN ! Aku masih di sini
di bumi bertuankan kehampaan
TUHAN ! Aku masih di sini
Menunggu malaikat Mu menjemput
TUHAN ! Aku masih di sini
Menangisi kepapaan saat berjumpa Engkau
TUHAN! Aku masih di sini
di bawah langit yang menggoda
TUHAN! Aku masih di sini
setia menanti panggilan Mu
TUHAN!Aku masih di sini
Sambil membayangkan kampung Akhirat
TUHAN! Aku masih di sini
Berpikir tentang bekal yang akan kubawa ada Mu, walau Kau tak meminta
TUHAN! Aku masih di sini
Bersiap-siap dengan kafan putih kesucian
TUHAN! Aku masih di sini
Mencoba untuk tak menggoda
TUHAN! Apalah daya seorang hamba
Rabu, 08 Juli 2009
PENGKHIANATAN
Kulihat di bening mata mu
Ada berat melepas cinta yang menyatukan kita bertahun-tahun
Cuma cinta itu telah terurai dan terbagi pada orang lain selain aku
Ku tahu hati mu masih mencita
Cuma nafsu mu pada yang lain selain aku tak dapat dikendali
Ku tahu harap mu pada belahan-belahan jiwa kita
Cuma orang lain yang mencinta mu membelenggu mu
Ku tahu permainan cinta mu di belakang ku
Cuma ku tak tahu harus bagaimana
Ku tahu ku masih mencinta mu
Cuma rasa jijik membayangkan dirimu bersama orang selain aku
Ku tahu semua menjadi kacau karena mu
Ku teteskan air mata kekecewaan
Ku ngat bagaimana hari-hari panjang dalam derita dan gembira kita lewati
Ku ingat kita berjanji untuk saling mencinta dan menyatu selamanya
Ku ingat janji mu membawa diri ku dari orang tua ku tuk tunaikan akad mu pada ku
Ku ingat semua orang terharu pada cinta kita
Seperempat erjalanan hidup baru kita lewati
Kejayaan mu melupakan mu pada janji kita dulu
Saat derita menimpa mu, aku adalah tempat mu berkeluh kesah
Tapi ketika gembira atas semua kejayaan mu, orang selain akulah tempat mu menumpahkan dan menghabiskan gembira itu
Hanya derita saja yang kau taburkan di hati ku
Kadang aku bertanya, akankah Tuhan membalas semua perlakuan mu pada ku ?
Kadang aku sendirilah yang ingin membalas perlakuan mu
kadang aku panik dengan keadaan yang berubah
Kadang aku membenci
Kadang aku ingin pergi sejauh mungkin menerbangkan pikiran ku dan membuang rasa yang menyiksa batin ku
kadang aku menyesal, Mengapa ku labuhkan hati ku ada mu
Pengkhianatan mu menghancurkan segalanya
Pengkhianatan mu melukai ku
Pengkhianatan mu merenggut kebahagian belahan-belahan jiwa ku
Pengkhianatan mu tidak termaafkan
Pengkhianatan tidak pernah berdamai
Aku hanya ingin berdamai dengan keadaan ku sendiri.
(curhat seorang sahabat)
Ada berat melepas cinta yang menyatukan kita bertahun-tahun
Cuma cinta itu telah terurai dan terbagi pada orang lain selain aku
Ku tahu hati mu masih mencita
Cuma nafsu mu pada yang lain selain aku tak dapat dikendali
Ku tahu harap mu pada belahan-belahan jiwa kita
Cuma orang lain yang mencinta mu membelenggu mu
Ku tahu permainan cinta mu di belakang ku
Cuma ku tak tahu harus bagaimana
Ku tahu ku masih mencinta mu
Cuma rasa jijik membayangkan dirimu bersama orang selain aku
Ku tahu semua menjadi kacau karena mu
Ku teteskan air mata kekecewaan
Ku ngat bagaimana hari-hari panjang dalam derita dan gembira kita lewati
Ku ingat kita berjanji untuk saling mencinta dan menyatu selamanya
Ku ingat janji mu membawa diri ku dari orang tua ku tuk tunaikan akad mu pada ku
Ku ingat semua orang terharu pada cinta kita
Seperempat erjalanan hidup baru kita lewati
Kejayaan mu melupakan mu pada janji kita dulu
Saat derita menimpa mu, aku adalah tempat mu berkeluh kesah
Tapi ketika gembira atas semua kejayaan mu, orang selain akulah tempat mu menumpahkan dan menghabiskan gembira itu
Hanya derita saja yang kau taburkan di hati ku
Kadang aku bertanya, akankah Tuhan membalas semua perlakuan mu pada ku ?
Kadang aku sendirilah yang ingin membalas perlakuan mu
kadang aku panik dengan keadaan yang berubah
Kadang aku membenci
Kadang aku ingin pergi sejauh mungkin menerbangkan pikiran ku dan membuang rasa yang menyiksa batin ku
kadang aku menyesal, Mengapa ku labuhkan hati ku ada mu
Pengkhianatan mu menghancurkan segalanya
Pengkhianatan mu melukai ku
Pengkhianatan mu merenggut kebahagian belahan-belahan jiwa ku
Pengkhianatan mu tidak termaafkan
Pengkhianatan tidak pernah berdamai
Aku hanya ingin berdamai dengan keadaan ku sendiri.
(curhat seorang sahabat)
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)




.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)