Mudah-mudahan malam ini penyusunan Kompetensi Inti (K-i) dan Kompetensi Dasarnya (KD) bisa kelar, jadi besok tinggal penyusunan Silabus Muatan lokal.
Minggu, 29 November 2015
Lelahnya terasa sampai ke kepala
Ini hari ke tiga Diklat Penyusunan Kurikulum muatan lokal .... sampai malam begini belum juga usai, paling jam 10.00 malam baru selesai. Badan rasanya seperti mau ambruk, kepala puyeng dan lelahnya hanya Tuhan yang tahu.
Mudah-mudahan malam ini penyusunan Kompetensi Inti (K-i) dan Kompetensi Dasarnya (KD) bisa kelar, jadi besok tinggal penyusunan Silabus Muatan lokal.
Mudah-mudahan malam ini penyusunan Kompetensi Inti (K-i) dan Kompetensi Dasarnya (KD) bisa kelar, jadi besok tinggal penyusunan Silabus Muatan lokal.
Jumat, 27 November 2015
Penyusunan Kurikulum (muatan Lokal) SMA/SMK Se Provinsi Bangka Belitung
Hari ini pada tanggal 27 November 2015 di Hotel Bumi Asih Kota Pangkalpinang sebuah kota kecil yang sedang berbenah menjadi kota sederhana yang modern dan elegan (harapannya), Ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sedang diselenggarakan Diklat Penyusunan Kurikulum (muatan Lokal) SMA/SMK se Bangka Belitung untuk Wakil Kurikulum dan guru Seni Budaya.
Waktu sudah menunjukkan pukul 16.33 WIB, semua mata redup tapi tetap semangat karena kopi dan teh hangat lumayan stand by di belakang peserta.didukung suasana santai tapi serius. Wajah tegang guru-guru yang senantiasa berhubungan dengan siswa-siswi masih tergores jelas. Sepertinya memang sangat membosankan bagi orang-orang seperti saya yang suka dengan suasana riang tapi serius. Kesegaran pasti akan memuncukkan ide-ide yang jenius dan cemerlang. Ya ...semoga akhir dari Diklat ini akan menghasilkan karya yang dapat diaplikasikan di daerah kita Bangka Belitung.Amiin.
Senin, 23 November 2015
Keajaiban keindahan
Tidak mudah menjadi seorang yang indah secara batiniah, kalau secara lahiriah itu sudah lumrah bahkan pantasnya bersyukur dilahirkan dengan fisik yang indah. Di era modern memperindah yang tidak indah adalah hal mudah selama ada niat ada uang dan ada tenaga ahlinya. itu mah oke wae. Yang jadi masalah bagaimana memperindah perilaku, ucapan dan hati. Keindahan yang hakiki, yang disenangi Allah SWT dan RosulNya. Ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Mungkin niat ada tetapi lingkungan tidak mendukung, ada saja yang memprovokasi untuk kembali berkutat dengan pergunjingan terutama dikalangan komunitas baik pria maupun wanita. Diperlukan telingan yang kebal mendengarkan sindiran orang lain kalau kita dianggap berubah. Perlu kekuatan hati untuk tidak terikut dengan perilaku (baca: kebiasaan ) lama.Perlu mata yang kabur untuk melihat yang tidak pantas untuk dilihat. Semua butuh perjuangan demi memperjuangkan sebuah keindahan hakiki. keindahan yang menyejukkan hati, tapi menyiksa hati-hati yang tidak menyukai kehakikian itu sendiri.
Pergolakan akan datang dari sudut mana saja, khususnya yang berasal dari diri sendiri, karena merasa berubah menjadi baik lantas pongah kepada orang lain dan lingkungan, mengkultus diri kita sebagai orang yang indah dan soleh/solehah yang menjadi kecintaan Allah. satu point riya yang lumayan menghanguskan amal perbuatan. Titik yang paling layak mematahkan jaringan pahala adalah merasa indah dan baik dengan menjelekkan dan turut menggunjing orang-orang yang bertentangan dengan kesolehan kita, dan beradu argumen bahkan berdebat hanya untuk membenarkan apa yang telah kita lakukan. .......Ah ternyata ada saja hal yang membuat kita tetap tidak bisa menjadi indah. Indah yang tidak terbantahkan. Indah yang menjadi dasar budi pekerti. Indah yang seharusnya menetap di hati yang terbuat dari darah, Indah yang meluluhkan kepongahan dunia. karena biasanya indah selalu dapat meluluhkan hati laki-laki jatuh ke kesempurnaannya sebagai hamba Tuhan atau bahkan jatuh ke kenistaannya sebagai hamba Tuhan. Begitu besar "dampak keindahan", yang membuat semua mata mejadi terperangah dan hati menjadi rapuh atau sebaliknya.
Rabu, 11 November 2015
Minggu, 04 Oktober 2015
Minggu, 13 September 2015
Penutupan Pelatihan Kompetansi Pedagogi dan Manajemn Bengkel
Penutupan Pelatihan Kompetensi Pedagogi dan Manajemen Bengkel langsung oleh Pak Marten (Kepala Pusat PPPPTK-BMTI Bandung). Terima kasih pak Marten sudah berkenan hadir di Pangkalpinang untuk menutup kegiatan pelatihan, apalagi kegiatan ini kegiatan perdana bapak setelah pelantikan di PPPPTK-BMTI Bandung, moga sukses selalu ya pak.
Tidak lupa terima kasih juga kepada bapak-bapak Widyaswara; Bapak Willy Umbah, Bpk Muhammad Fatori untuk kelompok Pedagogi dan bapak Wi lainnya. Jangan kapok memberi Ilmu kepada guru-guru ya pak. Kami terkesan dengan apa yang bapak-bapak berikan. selama Pelatihan. Semoga kita bisa jumpa lagi pada episode pelatihan yang lain.
Jumat, 21 Agustus 2015
Cinta itu tak bertulang ....sayang !!
Cinta itu lembut dan penuh kasih......
Cinta itu ditaburi rahmat Yang Maha Kuasa,
Cinta itu buta perbedaan............
Cinta itu lupa logika............
Cinta itu ditaburi rahmat Yang Maha Kuasa,
Cinta itu buta perbedaan............
Cinta itu lupa logika............
Emak dan Istri Gak Boleh Sakit
Ini sudah kodrat jadi emak dan istri, apapun yang terjadi tapi gak boleh jadi .....mau tak mau harus menjadi kuat,sehat dan tegar. Itu sebenarnya inti dari semua permasalahan seorang emak atau istri.Kalau dipikir-pikir beratnya gak ketulungan, tapi itu yang harus dijalani oleh seorang emak atau istri.Jika emak atau istri sakit maka permasalahan di rumah akan menumpuk dan ujung-ujungnya muncul masalah baru. Tidak mudah mengatasi masalah sakit yang terjadi pada emak atau istri. tak banyak emak yang bisa sakit dan menikmati sakitnya walau hanya satu hari saja, apalagi beberapa hari. wes........ baru satu hari sakit...perkerjaan rumah segunung tingginya, anak satu,dua, tiga atau dua belas kayaknya sama saja, beda-beda tipis lah payahnya.Enaknya kalau punya suami dan anak-anak yang sudah besar and pengertian sama emaknya, barangkali bisa diandalkan untuk sedikit meringankan beban emak yang sedang menderita demam atau sejenisnya.
Para emak dan istri memang harus tegar, kuat dan sehat. Maka para emak dan istri harus senantiasa menjaga kesehatan. harus nampak tersenyum meski duit belanja minim di kantong.... ya bukan hal yang mudah menangani keuangan yang pas-pasan apalagi amblas banget. ih....miris,sedih, pedih dan perih tak terlawan. Rasanya hati hancur berkeping-keping, ngeliat di dalam lemari tak ada makanan, barang pokok habis...anak yang masih balita butuh makanan bergizi, boro-boro susu atau makanan tambahan lainnya. Bahagia lah dan banyaklah bersyukur jika kita, anda dan saya ditakdirkan sebagai emak dan istri yang hidup tidak kekurangan. Penderitaan seorang emak dan istri dengan dilema hidup tak berkesudahan, cerita pilu seorang emak dan istri yang hanya dibalas oleh Tuhan saja semua pengorbanannya. Jangan berputus asa wahai para emak dan istri yang mengalami derita serupa apapun. Kita mungkin tidak boleh sakit ketika kita masih hidup, InsyaAllah kita boleh bahagia ketika kita menyaksikan anak-anak dan suami kita bahagia dan Allah jua Hakim adil yang tidak tidur menyaksikan hidup dan derita kita.
Jangan sakit yang para emak dan istri !!!!!!!!!!!!!!!!
Senin, 17 Agustus 2015
Siswa Baru SMK BAKTI Pangkalpinang tahun 2015-2016
Minggu, 22 Maret 2015
Langganan:
Postingan (Atom)



















