Kamis, 10 September 2009

MENYIMAK DUNIA TEKNOLOGI

           Dengan kemajuan dunia teknologi yang begitu pesat seperti sambaran kilat perkembangannya setiap hari, membuat mata terbelalak dan dada kempang kempis menyaksikan berseliwerannya kendaraan teknologi bergerak tanpa rambu-rambu lalu lintas yang baku dan up to date, bahkan rambu-rambu yang dibuat kalah cepat dengan laju perkembangan teknologi itu sendiri, baru saja para pakar hukum negara ini mengetuk palu melegalkan hukum yang berlaku sementara teknologi sudah jauh meninggalkannya.Para teknisi teknologi terus bergerak tanpa banyak bicara, matanya lincah, nafsu menarungi teknologi tingkat tinggi bergulat dengan waktu berimbang dengan laju percepatan putaran bisnis keuangan di belahan dunia manapun.(part I)

Rabu, 09 September 2009

drap langkah pemuda pemudi SMK Bakti Pangkalpinang

14 Agustus 2009, Karnaval, pawai baris berbaris ala Bangka-Belitung

Penelusur

Mencari jejak keyakinan diri, membangkitkan nyali, melenyapkan resah, menyusuri rimba belantara, padang sabana,dan bukit gersang.

Selasa, 08 September 2009

Di puncak bukit Pau

SANG DOSA

Duhai jiwa yang merana
yang mematahkan tulang-tulang tubuh
rapuh sudah hati
terikat nasib dunia di tangan-Mu
Oh nestapa kedukaan 
kemana tuan merangkak
mencari kefanaan
di bumi Mu yang ku injakkan
Sesengguhnya akulah sang dosa
yang memakai pakaian keislaman
dan berkerudung keimanan
sementara di hati
kubiarkan kau sendiri

galau bukannya menghalau
kacau datang berganti 
biduk menjadi tak terkendali
rupa diri yang asli tengadah

inilah diri yang asli
menyatakan cinta tak terbukti
kiranya datang mati
apalah yang terjadi

mengeluh sepanjang hari
tanda tak berterima kasih
inilah sang dosa
tak bisa membawa diri

Senin, 07 September 2009

SANG DOSA

Duhai jiwa yang merana
yang mematahkan tulang-tulang tubuh
Rapuh sudah hati
terikat nasib dunia di tanganMu

Oh nestapa kedukaan
Kemana tuan merangkak
Mencari kefanaan
Di bumi Mu yang kuinjakkan

Sesungguhnya akulah sang dosa
Yang memakai pakaian keislaman
dan berkerudung keimanan

Jumat, 04 September 2009

melati




melati biarlah harummu saja yang menyebar
walau tak secantik mawar
pesona bau akan sampai ke semua orang
sekalipun orang itu tak unya mata

Rabu, 02 September 2009

SALAWAT


Bersalawat tertebar setiap detik untuk baginda Rosul. keteduhan dan kejernihanlah hasilnya.
Tak usahlah itu diragukan.Janganlah anggap kami pembuat dosa yang lupa akan diri. kami hanya mustad'afin yang dihinakan di negeri Tuhannya. Kami hanya butuh keramahan dari penghuni jagat raya dan bukan hartanya.(19-08-04)
Ketakutan yang tertawan di pusaran kehampaan ialah derma yang tak tertumpahkan pada yatim papa di belantara hati para penyidik cinta (10-10-04)

PENYAIR


Seorang penyair adalah pemimpi yang menggantungkan harapan di mata pena, membingkai cinta di tetesan airmata, mendendangkan lagu di mulut hati, merawat perih disenyuman. Rahasia semua akar kehidupan yang singkat ini. (11-10-04)

PENYAIR

Seorang penyair adalah pemimpi yang menggantungkan harapan di mata pena, membingkai cinta di tetesan airmata, mendendangkan lagu di mulut hati, merawat perih disenyuman. Rahasia semua akar kehidupan yang singkat ini. (11-10-04)

Jumat, 28 Agustus 2009

Ramadhan

Marhaban ya ramadhan
kini masih ku jumpai ramadhan indah
besok entahlah................?
bahagia mendapatkan kehadirannya
menunggunya datang sungguh mendebarkan
kekasih hati yang dirindukan
bagaimana ketika kekasih hati akan pergi ?
perih kehilangannya
sungguh tak ingin berpisah, tapi waktunya untuk pergi
hanya doa berharap akan bertemu kembali
sekiranya Tuhan berkenan mempertemukan kekasih hati kembali

Ramadhan

Marhaban ya ramadhan
kini masih ku jumpai ramadhan indah
besok entahlah................?
bahagia mendapatkan kehadirannya
menunggunya datang sungguh mendebarkan


Selasa, 25 Agustus 2009

PULANG

PULANGLAH WAHAI KERIANGAN
PULANGLAH KEPANGKUAN PENGAKUAN
SUDAHILAH KEGEMBIRAAN YANG BERLEBIHAN
LIHATLAH PENDERITAAN
TOREHLAH RINTIHAN TANGISAN
BERILAH SEDIKIT CURAHAN
CAMPAKKAN KETIDAKPERDULIAN
TEGAKKAN BELAS KASIHAN
SEKALIPUN PADA DIRI KITA YANG MALANG

SINAR

kAU ADALAH SINAR
TERCIPTA UNTUK KEBAIKAN
LIDAH MU ADALAH KEJUJURAN
TERCIPTA UNTUK KEBENARAN
MATA MU ADALAH KETAJAMAN
BUKAN UNTUK MENYAKSIKAN KEBIADABAN
TUHAN TELAH CIPTAKAN KEINDAHAN PADA MU

WAKTU

Duhai waktu !
Telah ku toreh luka di pipi mulus mu
Sebagai tanda marah ku
Tuk dapatkan rasa mu

kenangan

Dawai yang terluakan tuannya
tak berdenting lagi
tinggallah mengarak sepi
tuan tengah mencari Tuhan
pemilik keindahan
tuan telah hilangkan rasa indah
karena tuan berfikir
indah adalah dosa
bagaimanakah rupa 'dosa' yang tolak Sang indah?

Senin, 27 Juli 2009

BAKTI MENDAKI

PERJUANGAN MENDAKI BUKIT YANG CURAM NAN TERJAM