Rabu, 10 Maret 2010

        Hari ini mendung, sepertinya akan turun hujan lagi. dingin menyusup sampai ke tulang, dan enggan beranjak, mungkin karena bersemayam malaria yang sejak dulu sudah diidap, jadi rasa dingin semakin terasa menyakitkan, membuat tubuh menjadi gemeteran. Minum segelas teh panas untuk menghangatkan badan, semoga ada perubahan dalam tubuh sehingga bisa melakukan aktivitas yang sudah menunggu.Sudah beberapa hari ini hujan mengguyur kota kecil Pangkalpinang. semalam hujan rintik-rintik menemani malam hingga subuh. Rasa dingin menjadi-jadi, rumah bocor, jadilah dapur kebanjiran, capek membuang air yang terus turun dari atap, perlu dana renovasi rumah, tapi aku tidak tahu bagaimana harus memulainya. Kalau dipikir-pikir sudah sekian lama  keadaan seperti ini, namun sampai detik ini belum juga ada perubahan, sungguh terlaluuuuu...............
        Aku pun tidak tahu apa yang ku tunggu, cuma sebenarnya yang aku pikirkan adalah orang seperti aku tidaklah layak melakukan hal itu. Setahu ku manusia yang paling agung saja hidup sangat sederhana, dan boleh dibilang miskin.sementara aku manusia biasa menginginkan kehidupan yang baik, pasilitas baik dan memuaskan, semua sudah cukup tidak dikategorikan miskin apalagi melarat. Karena itulah aku terus tidak memperdulikan perbaikan rumah atau kesenanganku lainnya, walau begitu kehidupan menyenangkan lainnya aku jalani dan lakoni.memang  sesuatu yang nampaknya berbeda dari apa yang diketahui dengan apa yang dikerjakan, satu sisi aku malu dengan kehidupan ku yang melebihi kehidupan sang Rosul, tapi disisi lain aku tidak mematuhi apa yang diperintahkan Tuhan dan yang di Contohkan Rosul dan keluarganya. 
        Malu  yang seperti apa yang sedang kujalani, apakah "Malu" sebagai lip service saja? aku tidak tahu siapa yang akan dan harus menjawab semua ini, setahuku akulah yang harus menjawabnya. tapi dari mana aku harus memulai...........? karena aku sudah memulainya dan melatih untuk hidup sederhana dan tidak menginginkan kemewahan, karena kemewahan bertentangan dengan hati nurani ku. tapi terkadang pikiran ku melayang untuk terbang ke alam kemewahan seperti dalam cerita dongeng. persis kehidupan anak-anak yang menginginkan hidup dalam dongeng itu. oh rumitnya hidup ini.
         Kiranya tuhan menunjukkan jalan menujuNya dengan jalan yang pantas untuk ku telusuri dan tidak menyesatkan ku, karena sudah banyak kekeliruan dan kealpaan yang telah kulewati semenjak hidup di dunia, semakin ku tahu semakin besar godaan untuk mencoba, rasa penasaran merayu-rayu untuk mengikuti yang tak pantas untuk diikuti, syaitan masih bersemayam menggoda dan merayu untuk ikut serta dengannya. oh......... sungguh memalukan.
        Tuhan! dalam doa ku masih berharap Engkau membantu ku, membimbingku ke jalan Mu dan tidak membiarkanku sendiri melewati hidup yang penuh godaan ini. AMIIIIN

Jumat, 26 Februari 2010

Kepada keponakan2 ku dan anak-anak ku di kemudian hari.
Hari ini ingin ku sampaikan, bahwa kalian adalah yang terindah dalam kehidupan orang-orang tua kalian. jangan sedetik pun kalian  tinggalkan kesempatan bersama mereka sebelum masa berpisah datang, seperti diriku ini, yang jarang sekali bisa bersama, bahkan sampai ketika ayahku yang ku cintai pergi untuk selamanya tanpa bisa ku berbuat yang terbaik buat mereka.Seandainya waktu bisa berulang ingin ku mengulang semuanya dan melakukan yang belum dan tidak kulakukan selama hidup nya. Wujudkan cita-cita mereka selama cita-cita dan keinginan mereka adalah keinginan yang tertuang dalam kalimat tuhan.
            Anak-anak ku kalian adalah masa depan semua orang di muka bumi ini. jika kalian hancur maka hancurlah semua harapan makhluk di bumi ini. Jangan sia-siakan waktu muda kalian dengan hal-hal yang tidak berguna, sebab penyesalan datangnya belakangan.Dan semua menjadi terlambat. Tolonglah diri kalian sendiri, sebab hanya kalian lah yang dapat menolong diri kalian sendiri.Keterbelengguan akan berakhir jika kalian yang mengakhirinya dengan menambah wawasan dan berpetualang di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi dengan pertama-tama menempatkan dasar agama yang kuat pada diri kalian. sebab itu modal menuju cita-cita mempertahankan keagungan Tuhan kalian di bumiNya. Sekali lagi usahakan semua berjalan sesuai koridorNya.