Jumat, 28 Agustus 2009

Ramadhan

Marhaban ya ramadhan
kini masih ku jumpai ramadhan indah
besok entahlah................?
bahagia mendapatkan kehadirannya
menunggunya datang sungguh mendebarkan
kekasih hati yang dirindukan
bagaimana ketika kekasih hati akan pergi ?
perih kehilangannya
sungguh tak ingin berpisah, tapi waktunya untuk pergi
hanya doa berharap akan bertemu kembali
sekiranya Tuhan berkenan mempertemukan kekasih hati kembali

Ramadhan

Marhaban ya ramadhan
kini masih ku jumpai ramadhan indah
besok entahlah................?
bahagia mendapatkan kehadirannya
menunggunya datang sungguh mendebarkan


Selasa, 25 Agustus 2009

PULANG

PULANGLAH WAHAI KERIANGAN
PULANGLAH KEPANGKUAN PENGAKUAN
SUDAHILAH KEGEMBIRAAN YANG BERLEBIHAN
LIHATLAH PENDERITAAN
TOREHLAH RINTIHAN TANGISAN
BERILAH SEDIKIT CURAHAN
CAMPAKKAN KETIDAKPERDULIAN
TEGAKKAN BELAS KASIHAN
SEKALIPUN PADA DIRI KITA YANG MALANG

SINAR

kAU ADALAH SINAR
TERCIPTA UNTUK KEBAIKAN
LIDAH MU ADALAH KEJUJURAN
TERCIPTA UNTUK KEBENARAN
MATA MU ADALAH KETAJAMAN
BUKAN UNTUK MENYAKSIKAN KEBIADABAN
TUHAN TELAH CIPTAKAN KEINDAHAN PADA MU

WAKTU

Duhai waktu !
Telah ku toreh luka di pipi mulus mu
Sebagai tanda marah ku
Tuk dapatkan rasa mu

kenangan

Dawai yang terluakan tuannya
tak berdenting lagi
tinggallah mengarak sepi
tuan tengah mencari Tuhan
pemilik keindahan
tuan telah hilangkan rasa indah
karena tuan berfikir
indah adalah dosa
bagaimanakah rupa 'dosa' yang tolak Sang indah?

Senin, 27 Juli 2009

BAKTI MENDAKI

PERJUANGAN MENDAKI BUKIT YANG CURAM NAN TERJAM



SEMANGAT BERTARUNG

SEMANGAT BERTARUNG MELAWAN KETAKUTAN HARI ESOK YANG RUMIT

SMK BAKTI BERSEMANGAT


PERPISAHAN YANG MENYISAKAN KEHARUAN DIANTARA PERTENGKARAN DAN HARAPAN

Kamis, 16 Juli 2009


KENANGAN


KENANGAN

Hati harus seluas samudra dan setegar batu karang, meski dada sesak, tubuh remuk retak, namun seri wajah harus memesona, gelak tawa, senyum sungging mestilah tetap terpancar. Ikhlas menerima derita. Tapi hendak pula berbagi dengan teman sejati tuk terakhir kali.Kiranya teman mengerti, ternyata sudah lupa.Tak apalah............ walau percuma..........karena tak bisa dipaksa. Tak adakah yang menjadi ciri persahabatan? Sehingga nilainya pupus tanpa meninggalkan kenangan.
19 Agustus 2004

Kamis, 09 Juli 2009

KUMPULAN PUISI

CURAHAN MALAM
Malam, kau terbungkus kabut pekat
Menemani rembulan di dinding langit
Sembari menggantung harapan esok hari
Bukit, gunung, lembah dan hamparan lautan..............
mengadu resah tentang keiluan sahabatnya,"manusia"
Tapi tidak sebaliknya
Merambat siang, manusia membuka kesialannya
Merampas hakhak alam, bahkan dirinya sendiri
Untungnya alam masih mau bersahabat
Mendekap erat cadas kepiluan manusia
Akrabnya selalu menyapa ramah pnghuni bumi
Jika sahabat mengerti.....................
Betapa kasih alam tak bertepi...........
Tanpa pamrih dari siapapun




TAK BERDAYA

TUHAN ! Aku masih di sini
di bumi bertuankan kehampaan
TUHAN ! Aku masih di sini
Menunggu malaikat Mu menjemput
TUHAN ! Aku masih di sini
Menangisi kepapaan saat berjumpa Engkau
TUHAN! Aku masih di sini
di bawah langit yang menggoda
TUHAN! Aku masih di sini
setia menanti panggilan Mu
TUHAN!Aku masih di sini
Sambil membayangkan kampung Akhirat
TUHAN! Aku masih di sini
Berpikir tentang bekal yang akan kubawa ada Mu, walau Kau tak meminta
TUHAN! Aku masih di sini
Bersiap-siap dengan kafan putih kesucian
TUHAN! Aku masih di sini
Mencoba untuk tak menggoda
TUHAN! Apalah daya seorang hamba

Rabu, 08 Juli 2009

PENGKHIANATAN

Kulihat di bening mata mu
Ada berat melepas cinta yang menyatukan kita bertahun-tahun
Cuma cinta itu telah terurai dan terbagi pada orang lain selain aku
Ku tahu hati mu masih mencita
Cuma nafsu mu pada yang lain selain aku tak dapat dikendali
Ku tahu harap mu pada belahan-belahan jiwa kita
Cuma orang lain yang mencinta mu membelenggu mu
Ku tahu permainan cinta mu di belakang ku
Cuma ku tak tahu harus bagaimana
Ku tahu ku masih mencinta mu
Cuma rasa jijik membayangkan dirimu bersama orang selain aku
Ku tahu semua menjadi kacau karena mu
Ku teteskan air mata kekecewaan
Ku ngat bagaimana hari-hari panjang dalam derita dan gembira kita lewati
Ku ingat kita berjanji untuk saling mencinta dan menyatu selamanya
Ku ingat janji mu membawa diri ku dari orang tua ku tuk tunaikan akad mu pada ku
Ku ingat semua orang terharu pada cinta kita
Seperempat erjalanan hidup baru kita lewati
Kejayaan mu melupakan mu pada janji kita dulu
Saat derita menimpa mu, aku adalah tempat mu berkeluh kesah
Tapi ketika gembira atas semua kejayaan mu, orang selain akulah tempat mu menumpahkan dan menghabiskan gembira itu
Hanya derita saja yang kau taburkan di hati ku
Kadang aku bertanya, akankah Tuhan membalas semua perlakuan mu pada ku ?
Kadang aku sendirilah yang ingin membalas perlakuan mu
kadang aku panik dengan keadaan yang berubah
Kadang aku membenci
Kadang aku ingin pergi sejauh mungkin menerbangkan pikiran ku dan membuang rasa yang menyiksa batin ku
kadang aku menyesal, Mengapa ku labuhkan hati ku ada mu
Pengkhianatan mu menghancurkan segalanya
Pengkhianatan mu melukai ku
Pengkhianatan mu merenggut kebahagian belahan-belahan jiwa ku
Pengkhianatan mu tidak termaafkan
Pengkhianatan tidak pernah berdamai
Aku hanya ingin berdamai dengan keadaan ku sendiri.

(curhat seorang sahabat)

Selasa, 30 Juni 2009

PENGEMBARA

Mengembara di muka bumi dengan bekal yang tak memadai.Dan getir mendadak menyergap hati ketika persinggahan hampir berakhir. Pemilik bumi telah berjanji tuk menjemput dan menyiapkan kebun lain dari persinggahan di sepanjang hayat. Kediaman keabadian yang ditetapkan sesuai ulah laku di jagat sementara.
Mencarilah duhai sang pengembara semasa hidup di jagat raya yang fana. Tapi ingatlah tuk bertutur dan berusaha mencegah kebejatan yang memporak-porandakan muka alam raya. Hancur luluh jagat fana. Seiring kefanaannya yang tak bisa dihalangi.Tidak ada kemustahilan sama sekali. Yang membangun sekaligus menghancurkan bumi. Melegitimasi kefanaan bahwa semua ketentuan yang diberlakukan Penguasa bumi adalah sah dan tak dapat diganggu gugat.