Selasa, 04 Oktober 2011

Kemulian hati

          Sesekali jiwa merasa terbang melayang, memimpikan keindahan dan kenyamanan hidup yang tergantikan. Tapi dilain waktu ruh pun terasa terbang meninggalkan jasad dan terbaring kaku sambil memimpikan betapa hidup di dunia tidak memberikan kepuasan untuk mendapatkan ketentraman dan kebahagian batin. Betapa jiwa ingin melakukan kehendak Tuhan Allah azza wa jalla dan tak henti-hentinya menyesali, mengapa telah menyia-nyiakan waktu yang sebentar ini hanya untuk melakukan aktivitas dunia dan melupakan aktivitas yang mengajak kepada akhirat sebagai tujuan akhir.Sungguh penyesalan datangnya belakangan.
           Kiranya masih ada hari esok yang diberikan Allah untuk memperbaiki diri, membagi hati dengan Ruhani yang sepi. Biar indah dan gembira jiwa ini melangkahkan kaki di bumi karena hidup seimbang dunia dan akhirat.Kekayaan dunia adalah alat mengantarkan diri ke tempat damai di akhirat. walau terkadang harta dunia menyilaukan mata dan membuat lupa tujuan mulia. Syetan telah menggoda untuk mencarinya sekuat tenaga dan melupakan "membagikannya kepada yang membutuhkan" seakan perasaan rugi karena telah berjuang keras meraihnya, selalu saja godaan itu datang ketika harta telah di tangan. Kiranya Tuhan melimpahkan kemurahan hati untuk senantiasa ikhlas memberi dan berbagi.

Rabu, 21 September 2011

Minggu, 24 Juli 2011

Lucu-lucu kayak kamu..........

Menyedihkan

           Nasibmu tidak seindah orang lain. Itulah takdir yang telah digariskan Tuhan. Apa hendak dikata, air matapun tiada dapat mengubah semuanya, hanya doa dan harapan kepadaNya Tuhan yang telah menentukan takdir saja yang dpat membantu mengubahnya.Keinginan untuk bersama selamanya, ternyata harus kandas. tapi harapan untuk kembalibbersama masih ada. Hati hancur berkeping-keping. nasib belahahan jiwaku menjadi sangat menyedihkan. Sungguh tidak adil, tapi itulah keadilan ditangan manusia, tidak mengindahkan norma-norma keadilan. Hanya Engkaulah Tuhanku yang mampu berlaku Adil. Kiranya Engkau beri jalan terang, kehidupan yang membahagiakan setelah kesedihan yang memukul jiwa ku dan belahanjiwaku. Sungguh tak kusangka dan tak kuduga kesedihan ini menimpa mu anakku. semoga kita berdua kuat menjalaninya. Amiin.

Senin, 25 April 2011



Belahan jiwa ku telah hadir di dunia

kedatangan mu ke dunia ini, sudah sangat ku harapkan. Kepenasaranan ku telah terjawab. Bahwa tenyata aku bisa memiliki mu duhai belahan jiwaku.
Tiada yang lebih bahagia, kecuali melihat mu tersenyum, meskipun senyum mu bukan untuk kami orang tua mu. anak ku, belahan jiwaku apa yang menjadi harapan kami orang tua mu adalah yang terbaik buat agama, bangsa dan dirimu sendiri. kamu harus setegar batu karang, seperti tegarnya bunda mu ini menghadapi cobaan dan rasa perih saat dirimu masih di dalam kandungan. Cobaan hidup memang pasti datang dan akan selalu ada dalam hidup kita. Tahu kah kau anakku, demi kamu, aku bunda mu menjadi kuat meskipun lemah, dan harus berani serta tegar dalam kondisi apapun. sebab cobaan hanyalah persinggahan belaka. dan kita akan melaluinya dengan sabar dan tawakal meski banyak hal yang kita tidak tahu ternyata telah kita lakukan.

Selasa, 25 Januari 2011

Rasa ini


Sore itu menjelang  tenggelamnya matahari, dan burung-burung beterbangan kembali pulang, awanpun berarak menyatu dengan datangnya pekat malam . Kesunyian magrib membungkam rasa terasa semakin hampa, pilu menyelimuti luka, nelangsa jiwa bercampur kegalauan.Hanya kepada Nya keluh kesah jiwa diadukan, karena manusia tak dapat membendung dukanya  sendiri.Terlalu rumit hidup ini, terlalu pelik dilema-dilema yang hinggap di hidup manusia. Bila bisa ku raih ketenangan, kedamaian, kesenangan, dan berjuta rasa indah, mungkin cerita akan menjadi lain. Tidak akan ada prahara dimana-mana, dan juga tidak akan ada variasi hidup. Tapi ujian-ujian itu terkadang tak sanggup untuk dijawab, entah bagaimana harus mengatasinya. Pertahanan sabar terkadang pun hampir jebol oleh kekesalan dan kekecewaan yang entah pada siapa kekecewaan itu ditujukan. Seolah tidak percaya bahwa Tuhan telah merencanakan seluruh hidup ini, tapi bukankah, kita dianjurkan untuk berbuat dan berusaha sebelum takdir benar-benar sampai ke hadapan kita. Sungguh tak dapat dipungkiri perasaan tidak puas dan tidak sabar merasuki hati. Usaha demi usaha telah dilakukan untuk mengisi dan mengubah hidup menjadi lebih baik dari hari ini, namun apa hendak dikata, manusia berencana Tuhan jua yang menentukan, hanya pasrah yang dapat dilakukan.
                Sambil menunggu bergulirnya waktu dan angin berhembus menyegarkan panasnya hati di tepian penantian tak berujung.Dengan segala cibiran dan hinaan yang tidak berhenti seperti tidak berhentinya masa penantian. Kemana sebenarnya nasib membawa perasaan, apakah ke lautan luas, ke langit  ke tujuh, atau ke hutan belantara yang liar?Bernafas pun menjadi tersengal-sengal dalam gendongan hari-hari yang tak jelas arahnya.Seperti lembayung merah di tepian langit di atas lautan, sendu sahdu, antara kepiluan, kesedihan, keperihan dan berjuta kata merana yang tak berkesudahan. Semoga sore yang sahdu menawarkan janji baru yang menempati ruang realita, harapan dan bukan patamorgana, seperti hari-hari lalu.
                Betapa indah khayalan sore, menari-nari di ujung mata, pikiran melayang menerobos masa beberapa tahun ke depan, seumpama reinkarnasi, seolah ingin berada di zaman sebelum dan sesudah kematian.Entahlah hidup menjadi sangat ragu, apakah benar atau salah.Mungkin khayalan ini akan membantu melunakkan suasana yang begitu tegang, terkadang sangat bahagia, tapi terkadang sangat berduka  seperti saat ini.Menoleh kebelakang, memutar semua kejadian seolah kejadian hari ini yang menjadikan hati begitu nelangsa  tidak ada, yang ada adalah variasi indah dan buruk datang dan pergi seiring berlangsungnya waktu.

Kamis, 13 Januari 2011

Waktu telah berganti lagi

Waktu telah berganti lagi
Harusnya hidup pun berubah
Berubah dalam bentuk apapun
                      Hidup semakin kejam
                      Semakin menyiksa tiap-tiap orang
                      Semakin membuat dunia tambah carut marut
                      Semakin membuah jengah........
Waktu telah berganti lagi
Harusnya ketidakberdayaan menjauh pergi
Pergi dari tumpuan hidup
                       Hidup semakin tidak berarti
                       karena hidup sudah dilumuri kemilau materi
                       karena tak banyak lagi orang yang perduli.
                  

Senin, 18 Oktober 2010

PUISI

KALIAN DAN AKU
Jika ku pandang wajah kalian, tidak ada yang salah antara kita, aku dan kalian………….
Jika ku pandang  wajah kalian,  ada gelisah yang mendilema ……………
Jika ku pandang wajah kalian, ada damai yang menyejukkan hati…………..
Jika ku pandang wajah kalian, ada rasa yang terus menarikku …………….
Jika ku pandang wajah kalian, ku rasakan hidupku sangat berarti……………
Jika kupandang wajah kalian, kesalku menggumpal bagai darah beku…………..
Jika ku pandang wajah kalian, ada kekhawatiran melanda jiwaku……………
Jika ku pandang wajah kalian, kuperoleh kebijakan dalam hidupku…………..
Pernahkah kalian mengerti aku?
Aku memang egois!
Aku menginginkan orang lain mengerti  aku.
Aku memang tidak bijaksana.
Aku adalah manusia sombong!
Padahal duripun bisa dikalahkan oleh keberanian

Pangkalpinang, 18 Maret 2010
By  Tahya Aminah

Senin, 11 Oktober 2010

Jenuh


          Belakangan ini kejenuhan mungkin sedang memasuki ruang hatiku.Kelelahan otak yang tanpa disadari terasa menyodok-nyodok. Mengadapi jiwa-jiwa yang keras,rapuh dan tidak perduli, menjadi beban berat yang harus dipikul. Hatiku menjadi gerah dan kesal dengan semua ini. Aku menjadi tidak yakin apakah mampu bertahan dengan kondisi semacam ini. Kondisi yang mendesakku untuk membuang jengah di hati sementara hati belum berkehendak untuk berkompromi dengan jiwa-jiwa itu. jiwa-jiwa yang telah menyakiti hatiku dengan pandangan-pandangan sinis dan benci.Yang jadi masalah keegoisanku belum juga mau pergi meninggalkan relung-relung hati, dan terus bergejolak merayu-rayu diriku bertahan dengan kondisi ini.
          Ditengah kegundahan dan kerisauan hati ini kritikan pedih menyayat hati. hati menjadi tambah nelangsa.Keputus asaan dan ketidak perdulian semakin menjadi.Ruang mana di bumi ini yang dapat menampung lara?Begitu lelah menjalaninya, tidak ikhlas mendapat perlakuan seperti ini.Tapi inilah bentuk teguran Tuhan untuk diriku.Dan hanya Dia penolong untuk keluar dari semuanya.

Rabu, 06 Oktober 2010

Many things must be done

But, really it is possible and imposible to do.........oh the days make me happy and sametimes so tired. nobody can reach it to me. no you or him/her.

Kamis, 23 September 2010

Pelatihan lucu

Pada  ikut pelatihan membuat blog............siapa takut. Buat guru-guru yang tetap bersemangat.....selamat bergabung di dunia blogger. tapi blognya diisi dong. sayang kalau gak diisi.

Jumat, 30 Juli 2010

Desah pagi

Biasanya pagi memberi kesegaran
biasanya pagi datangkan keindahan
biasanya pagi ulurkan tangan untuk berbagi
tapi sudah beberapa pagi
seperti semuanya hilang
hilang pelan-pelan
dalam desah nafas pagi yang sendu sahdu

Jumat, 16 Juli 2010

aku benar-benar kacau................
kacau yang meracau
menguasai otakku
selalu ingin marah,............, entah pada siapa
hati yang tak menentu
ah..........sedang ada apa dengan diriku ini?
apakah ini tanda-tanda akan hamil...............oh, semoga saja!
atau apa ya.?
pasti suamiku senang jika aku hamil.............ah bahagianya
tapi hari-hari menjalaninya sungguh berat, terutama hati ini.
kiranya Allah beri aku kekuatan
kekuatan hati untuk tegar, kuat, dan ikhlas

Suasana hati



Rabu, 07 Juli 2010

Minggu, 20 Juni 2010

Selasa, 01 Juni 2010

Carikan guru hati untuk mu

Jangan pandang diriku sedemikian, sepertinya aku seorang tertuduh.
Jangan hina dan caci diriku, seolah aku tak berguna untuk siapapun.
Jangan pojokkan diriku, layaknya aku hanya seonggok sampah busuk
Jangan!,jangan!, sekali-kali jangan !

Kau tahu, belum ada cinta yang menemani ku.....................
Kau memang sangat tahu bahwa beginilah keadaan statusku..........
Status yang membuatku diojok, dihina, dicaci dan ditertawai
Bagai seorang nara pidana tanpa ada kesempatan hidup di tengah-tengah masyarakat
begitulah kau memojokkannu

Ada keriangan dan kebahagiaan di sorot mata mu atas derita ku.Seolah kau menang telah memalukanku
Kesenangan yang tak terperikan melihat keadaanku yang sengsara.
Setiap hari kau sentuh lidah mu dengan gosip dan fitnah untuk diriku
Jika ada banyak orang yang percaya dan termakan oleh cerita mu,maka damai lah hati mu
sungguh kau  manusia paling baik dalam tatanan keburukan sikap dan perangai
Kemerdekaanmu adalah melihat ku terpuruk.

Ku sarankan padamu,
carilah sumber mata air dari telaga jiwa yang damai
Temui lah bikhu hati untuk melerai hati mu yang  tengah nelangsa
Carikan guru hati yang mengajak mu berkompromi dengan  kepongahan
Tak baik untuk jantung jika kau tanam pongah, dengki dan hasat di hati mu
Bertualanglah ke negeri sumber cinta
Di sana kepongahan mu akan melebur dengan cinta dan kasih sayang.
Tapi jika kau masih cinta dengan perangai buruk mu, tak ada yang bisa memaksa.............
teruskan saja, karena aku bukanlah halangan bagi mu, juga bukan sahabat mu.............,
Aku cuma membuatmu menderita........................

Jumat, 28 Mei 2010

How do I use the Blogger Reading List?

How do I use the Blogger Reading List?

Dalam dendang damai

Lantunan lagu mendayu-dayu
Serupa angin berhembus lembut
Mengisahkan  jalan hidup yang berliku-liku
jalan berkelok, lurus dan zigzag
Ada jejel-jejal batu yang menghalangi
mampu dihadapi
seumpama hari, tidak selalu cerah
Ada hujan yang menyejukkan, ada panas yang mengeringkan
dan rasa membaur dalam dilema
Ada sepi yang tersimpan, ada ramai yang tampak oleh mata
semua terasa indah atau menyedihkan oleh perasaan masing-masing
Gesekan pohon bambu memesona hati
di tengah sepi ada dendang damai dari dawai-dawai alam
Petikan jemari satu nafas
nafas alam yang semarakkan keasrian
dan dapatkan kesempurnaan jiwa dalam damai yang transparan
dalam kisah hidup yang pelik dan nyata
namun dalam kepasrahan yang mutlak.

Minggu, 16 Mei 2010

Norak gak yaaaaaaaaaaaaaaa?

Hari yang mengubah semuanya

Perasaanku hari ini

Entah apa yang aku pikirkan.............................., semesta pun mengerti, bahwa aku sedang dalam rasa tak menentu, padahal sudah Tuhan kasih seorang suami. Serasa aku masih seperti dulu, yang selalu merasa sepi dan sunyi di hatiku. Mungkinkah karena lama tak membaca doa-doa kumail atau doa-doa yang diwariskan para Keluarga Rosul? Ada rasa gembira, tapi ada juga rasa hampa. Semua menyatu menjadi dilema yang tidak tahu penyelesaiannya. Dulu pernah aku merasakan hal yang sama di hari-hariku.Padahal ada banyak aktivitas yang aku kerjakan atau banyak aktivitas yang menungguku, tidak seharusnya perasaan gundah mendera hatiku.Semoga besok pagi semangat baru menyengat tubuhku, memberi inspirasi baru yang luar biasa yang membuatku berarti di hari-hariku. Amiin.

Kamis, 13 Mei 2010

          Yang diinginkan dari setiap pernikahan adalah kebahagiaan. dan kebahagian tidak selamanya dinilai dengan materi.Tapi tidak juga dengan sebab siksaan baik batin maupun fisik ( kekerasan dalam rumah tangga).Kebahagian jenis apapun adalah yang diinginkan setiap individu dari tiap-tiap pasangan.Bagaimana menciptakan kebahagian dalam rumah tangga itu adalah kreativitas tiap-tiap pasangan. Karena masing-masing orang punya cara dan trik sendiri untuk membuat keadaan menjadi bahagia. Tapi tidak juga setiap orang dari masing-masing pasangan memperoleh kebahagian dalam pernikahan mereka.Sebab-sebab tidak bahagianya pasangan dalam pernikahan dilatarbelakangi oleh berbagai hal.

Minggu, 09 Mei 2010

Love and happiness

Pertualangan baru

          Memasuki gerbang perkawinan, berarti memasuki tantangan dan pertualangan baru, yang sama sekali belum tahu medan perang yang harus dihadapi. menebak, mereka, merintis jalan-jalan asing menjadi jalan-jalan sempit yang dikenal untuk melewati hari-hari ke depan.
         Hari-hari pertama terasa begtu indah, seakan tiada yang dapat memisahkannya. sabar masih menjadi kata kunci dari semua perbedaan karena rasa kasih sayang masih hangat. Kebersamaan selalu ingin dirasakan, hendak menggayuh bahtera rumah tangga hingga kakek nenek atau sampai maut memisahkan. Tapi jawaban dari semua itu hanya Allah yang tahu.Aroma-aroma masalah selalu membaui penciuman merayu dan menggoda untuk terjebak di di dalamnya.Pengendalian diri untuk bisa saling dewasa, berbagi suka duka, toleransi, saling menghargai akan mudah diwujudkan jika ada saling pengertian antar keduanya, lebih-lebih jika sudah di anugerahkan anak-anak yang lucu pengisi rumah tinggal yang sepi dan hampa.Bagaimana semua teori itu dapat diwujudkan dalam praktek berkeluarga sehari-hari, bertahan dengan semua kesenangan, kebahagian, kedukaan, sakit hati, kepayahan, dan sejuta kata indah dan tidak indah.Dan biduk itu harus di arahkan kemana? aku pun belum tahu jawabannya.Paling tidak pertualangan baru ini sedang berlangsung, dan semua pola tingkah masing-masing sedang diselami.hanya pengertian yang menyelesaikan perbedaan, dan apakah itu mampu kulakukan. InsyAllah jika Allah wa Jalla mengizinkan dang menghimpunnya dalam naungan cinta kasihnNya yang tak bertepi.Amiiin.

Rabu, 05 Mei 2010

Awal hidup yang baru

          Setelah sekian lama menanti kehadiran sang kekasih hati di muka bumi ini, akhirnya Allah mengijabah doa, mengirimkan seseorang untukku mengabdi kepadanya.Setelah sekian lama penderitaan atas hinaan, ejekan dan gunjingan orang-orang sekitar akhirnya Allah menyingkirkan itu semua. Setelah sekian lama berpetualang dengan kesendirian dan menikmati kesenangan sendiri saja akhirnya kesendirian itu disudahi dan hari-hari bahagia bersama teman-teman harus dibatasi. Allah telah menakdirkan diriku dengan segala yang ia kehendaki, dan seharusnya dengan ikhlas menerima apa-apa yang menjadi ujian dan cobaan menuju jalanNya. Hanya saja diriku bukanlah seseorang yang mengerti akan semua itu. Terlalu banyak keburukan aku lakukan, dan mungkin Allah azza wa Jalla begitu murka kepadaku. Sungguh aku tidak tahu harus berbuat apa. Kata taubat adalah sesuatu yang dapat dilakukan, tetapi sejauh ini, hanya sedikit saja yang aku perbuat untuk Tuhan.
         Dalam perjalanan pernikahan yang baru beberapa saat ini, membuatku kembali berpikir, mengapa Allah baru menjawab doa ku, karena Ia sangat tahu dengan diriku sepenuhnya. aku yang dengan segala kekuranganku berharap bahtera yang ku arungi adalah bahtera Nabi Nuh, yang mengantarkan ku kepada jalan yang telah diterangi oleh Rosulullah dan keluarganya demi tegaknya Islam. Meskinya aku begitu, tapi entahlah apa yang akan terjadi nanti, karena saat ini pun, kadang aku ragu, perasaan cemburu membuatku menjadi berpikir terus menerus dan bersedih.Sedikit demi sedikit kekurangan suamiku terkuak, begitu pula kekuranganku di matanya.Hanya kepada Tuhan aku berserah dan memohon petunjuk,menegarkan hati yang ragu, membuang perasaan cemburu dan memasrahkan dirinya dan diriku kepada Dia. Kiranya Allah tidak berpaling dariku dan mencintaiku selamanya walau aku hanya seorang yang durhaka kepadaNya, tapi aku tak mampu hidup tanpa petunjuknya.

Minggu, 02 Mei 2010

Ketabahan berakhir kewujudan

Berjuang mempertahankan yang sakral adalah sesuatu yang penting dalam hidup. Tiada karya terindah kecuali mampu mempertanggungjawabkannya dihadapan Tuhan. Percikan api terasa sakit, dan memedihkan kulit tubuh., namun tetap berusaha mempertahankan apa yang menjadi tugas dan kewajiban. tiada kata penyesalan, kecuali pengaduan kepada sang pencipta atas apa yang ditimpakan sebagai cobaan meskipun sakitnya seperti dilempar dengan godam.Tuhan adalah tempat mengadu yang paling tepat, karena Dia yang tahu segalanya tentang diri setiap individu,Dia yang menciptakan maka Dia yang hanya dapat membantu menyelesaikan semua.Doa adalah bentuk pengaduan yang berintikan harap dan keinginan.Tak ada hari tanpa cobaan dan ujian, tapi tak kan setiap hari ada penderitaan, setiap ujian pasti akan ada hasil, setiap derita pasti ada hikmah, setiap tantangan pasti ada sesuatu yang luar biasa. Semua memang nampak rumit tapi dikemudiannya terasa nikmat, meski tidak selamanya nikmat itu dirasakan.Kesenangan dari suatu cobaan dan ujian adalah akhir yang bahagia yang diharapkan dan diimpikan dapat terwujud, lebih-lebih ketika itu semua hujani caci maki, hinaan, fitnah dan kecurigaan dan entah bentuk ketidaknyamanan lainnya.Semua  memang akan berakhir seperti akan berakhirnya dunia ini setelah semua jenis kebaikan dan keburukan hidup dilakoni setiap mahkluk di muka bumi.

SMK Bakti Pangkalpinang is the best of school

Hari itu di KUA Petaling, 30 April 2010

cihui

Rabu, 28 April 2010

BERSYUKUR

Saat kepedihan itu berakhir
Hanya lega yang diiringi kata syukur
Syukur yang tak terkata
Syukur yang tengadahkan tangan, meminta ampun atas wasangka
Syukur yang goreskan ketakberdayaan seorang manusia
Syukur yang ciutkan nyali kesombongan dan ketakaburan
Syukur yang memancarkan aura kasihNya yang tidak berbatas
Syukur yang redamkan keserakahan
Syukur yang kembangkan ketawadhuan
Syukur palingkan ketidakperdulian pada sesama
Syukur yang malu karena berlaku tidak adil
Syukur yang telantarkan persembahan kepadaNya
syukur yang lupakan karyaNya yang tak tertandingi
Syukur........, adalah Syukur, ya syukur.......kepadaNya

Selasa, 27 April 2010

Pengumuman Kelulusan 2010

          Tahun ini aku kecewa, seharusnya usaha dan kerja keras yang kuberikan kepada siswa-siswiku berhasil dengan gemilang, tapi ternyata berbanding terbalik dengan keinginan ku, justru nilai-nilai yang tahun kemarin lumayan bagus harus turun drastis dari 8.04 turun menjadi 7.11. Oh sedih sekali. Kenapa nasib pelajaran B.Inggris bimbingan ku harus begini jadinya. Tapi hebatnya pelajaran matematika pada UAN kali ini naik drastis menjadi 9.00, sungguh menggembirakan bahkan 25 orang siswa dari 206 siswa berhasil meraih nilai 10.00.
         Mimpi hari kemarin belum terwujud hari ini, barangkali mimpi hari ini akan terwujud esok hari. Ada semangat walau kegalauan dan kekecewaan menghiasinya.Semoga saja Tahun depan berhasil.
Bantu aku anak-anak ku, kita harus kerja keras dan saling dukung, kami memberi kalian menerima dan mengamalkan semuanya. kerjasama yang baik akan menghasilkan karya terbaik.

tari cindai ala teaba

Aksi anak-anak Accounting band

Aksi anak-anak teaba(teater Bakti) pada acara perpisahan tkt III

Menunggu Hasil Kelulusan

Siswa-siswi SMK Bakti Pangkalpinang, tengah menunggu Pengumuman kelulusan pada pukul 19.30. Sejarah Pengumuman kelulusan dilakukan pada Malam hari setelah sebelumnya mengikuti acara perpisahan kelas III di Pantai Tanjung Pesona Sungai Liat.Wajah tetap ceria, jantung dag dig dug menunggu hasil, tubuh lelah bukan alang kepalang, tapi karena masih muda lelah tidak terasa, apalagi kalau hasil pengumumannya dinyatakan LULUS.

Akhirnya Pengumuman Hasil UAN SMA/SMK tiba juga

SMK Bakti Pangkalpinang, masih tetap mengondol juara I pada UAN tahun ini untuk level SMKse-kota Pangkalpinang, dan se-provinsi Bangka Belitung. Ini adalah yang ketiga kalinya dari 3 tahun Ujian Nasional,SMK Bakti masih bisa mempertahankan juara I.
          Bukan tanpa perjuangan  keberhasilan ini diperoleh, dari awal siswa-siswa Tingkat III menginjakkan   kaki di tingkat III kerja keras sudah digerakkan. Jam pelajaran mulai berlangsung dari pukul 06.30 s.d 13.30, hari minggu pun tetap belajar walau dalam keadaan santai.
          
          Salut buat Anak-anaknya yang tetap semangat walau segala rintangan senanatiasa menghalangi jalan mere ka menuju sukses.Omelan, hukuman, dan semua rintihan kelelahan terbalas dengan keberhasilan yang     gilang gemilang.Guru-guru yang juga tetap sabar dan tabah di tengah penatnya hari-hari terus menyalakan semangat pantang menyerah, dan trik-trik, strategi bahkan sandiwara untuk membuat siswa-siswinya sadar betapa pentingnya kerja keras demi mencapai sukses. Karena sukses tidak diperoleh dengan bersantai-santai atau hanya mengharapkan satu pihak saja. sukses tidak datang dengan sendirinya, sukses harus diciptakan.Kunci sukses adalah kerja keras dan pantang menyerah.Sukses juga tidak dibingkai dengan kesombongan dan takabur tapi dibingkai dengan tawadu,cinta kasih dan pasrah setalah sebelumnya dilapisi kerja keras.  
         Akhirnya Tuhan pun menjawab doa-doa yang dipanjatkan, Ia yang Maha tahu kerja keras semacam apa yang telah dilakukan oleh seluruh komponen sekolah untuk membentuk, membimbing dan mengarahkan siswa-siswinya menuju masa depen mereka.

Selasa, 06 April 2010

            Hari ini tahun ke-sekian aku berhadapan dengan siswa-siswi kelas 3 ujian akhir nasional dan sekolah. Tidak ada yang dapat ku ucapkan lagi setelah sekian bulan berkutat dengan perjuangan membimbing, mengisi (menyiapkan ilmu buat mereka sehingga mereka bisa menggempur musuh-musuh mereka dengan ketangkasan dan kecerdasan yang telah diasah selama kurang lebih 3 tahun dan pengayaan selama 6 bulan). Aku pun tak lagi sanggup mengatakan kepada mereka tetang apapun yang berhubungan dengan ujian mereka, yang ku tahu bahwa segala sesuatu telah ku beri dan seikhlas mungkin ilmu yang ku tahu dan miliki ku persembahkan kepada mereka (di sekolah manapun aku berada dan mengajar).
             Dunia pendidikan telah jadi pilihan pekerjaanku yang aku telah jatuh cinta karenanya. Ada beberapa jenis pekerjaan yang pernah aku coba untuk tekuni, tetapi yang paling mengena di hati ku cuma dunia pendidikan. Berapapun hasil (penghasilan) yang ku terima aku ingin membenam hatiku di dalam dunia ini.Dunia yang membuat aku menjadi berarti dan bermakna bagi orang lain, walau ku tak punya apapun, aku hanya memiliki sejuta rasa, rasa yang tak tergantikan, rasa yang senantiasa bervariasi di setiap waktunya.Selalu juga muncul perasaan jenuh, tapi esok hari perasaan itu sirna karena warna lain menutupi bahkan menghapus jenuh ku.Telah banyak yang ku alami di dunia ini, jadi bagaimana mungkin aku berpaling seperti membalikkan telapak tangan.
              Ku retas hari-hari bersama orang-orang muda yang bernama siswa-siswi, dengan pola, tingkah dan bagai yang tak terlukiskan oleh mata pena ku. Karena mereka aku menjadi sangat berharga, tapi karena mereka pula aku pernah merasa ingin pergi dari pentas ini, namun suara cinta memanggilku terus menerus dan menguatkan untuk tetap tegar menghadapi gelombangnya.Aku tegar karena mereka, siswa-siswi yang menyambut cinta dan kasih ku.
              Bersama kami lalui hari-hari dengan ketegangan, kedisiplinan, tawa canda, keriangan dan tangisan.Ada benci yang tumbuh di hati mereka karena peraturan yang mengikat mereka untuk tunduk dan patuh, tapi ada cinta yang tertanam setelah tahu untuk siapa dan untuk apa peraturan itu dibuat.Semua menjadi beraneka ragam.Bersambung

Mimpi di tahun 2010

Mimpi itu harus terwujud di tahun 2010, walau entah di bulan apa. semoga Allah mendengar dan mengijabah doa yang bertahun-tahun tertahan olehNya.

Rumah di tepi pantai

Senin, 05 April 2010

Kadang meretas hari demi hari tanpa ekspresi menjadi dilema. Entah bagaimana cara mengatasinya. terlalu sempit ruang berpikir, terlalu naif hati untuk melakukannya.Ingin ku tulis cerita dari semua kisah dan perjalanan kehidupan, tapi ku tak tahu apa yang akan terjadi dengan kisah itu. Bayangan yang terjadi pada masa yang akan datang, setelah mengalami trauma masa lalu walau tidak harus bercermin pada masa lalu, tapi entah lah bagaimana ini?Menulis kisah yang tidak pernah tuntas karena banyak hal dan pikiran yang bercabang-cabang dan meloncat-loncat, terlalu menggebu, terburu-buru dan ambisi yang tak terkendali.